Sunday, November 8, 2009

Pulau Umang

Ingin berlibur di pulau berpasir putih dan nyaman? Pulau Umang mungkin bisa menjadi salah satu pilihan. Pulau ini terletak di sebelah selatan Ujungkulon, Banten. Untuk mencapai pulau ini Anda harus naik perahu yang telah disediakan. Perjalanan menggunakan perahu ini hanya sekitar 5 menit karena jaraknya yang memang tidak jauh. Pulau ini menyajikan hal-hal yang menarik untuk liburan kita.

Sambil menyusuri dermaga menuju pulau, kita akan melihat pasirnya yang putih dan birunya laut. Pemandangan pantai yang indah, sehingga tempat ini juga bisa dipakai dalam foto prewedding. Ketika sampai di lobby, Anda akan langsung disambut dengan minuman selamat datang yang berupa juice dan handuk basah yang segar. Sangat menyegarkan setelah harus melakukan perjalanan yang memakan waktu sekitar 5 jam dari Jakarta. Pengelola juga menyediakan transportasi dari Jakarta bila kita enggan menggunakan kendaraan sendiri.

Di pulau ini terdapat resort atau villa. Suite tempat bermalam sangat nyaman. Setiap villa terbagi 2 sama besar dengan pintu sebagai penghubung. Ruang tamu yang dilengkapi sofa membuat kita dapat lebih menikmati saat berkumpul di ruangan ini. Kamar mandi bergaya pedesaan, dengan hiasan dari tanah liat yang berkesan alami. Pada lantai atas, terdapat tempat tidur yang sangat romantis dengan bagian atas dari kaca, sehingga kita dapat memandang bintang pada malam hari.

Pulau ini memang tidak besar, hanya seluas 5 hektar, tapi fasilitas yang tersedia cukup lengkap Bagi yang senang bermain air dan olahraga, Anda dapat bermain jet ski, banana boat, atau snorkeling. Ada juga kolam renang yang berbatasan dengan pantai, jadi sambil berenang kita juga bisa menikmati indahnya pantai. Selesai berenang, tersedia jacuzzi untuk memijat tubuh yang pegal. Bila Anda senang untuk bermalas-malasan, ada juga paket spa, dimana kita dapat menikmati pijat dengan aromaterapi disertai suara deburan ombak.

Perairan di pulau ini masih banyak terdapat ikan. Di dekat dermaga, kita dapat melihat kumpulan ikan yang berkelompok. Ini dapat menjadi tempat untuk Anda yang mempunyai hobby memancing. Untuk anak-anak, ada juga berbagai permainan untuk anak seperti ayunan, trombolin, dll.

Kita juga dapat bersantai di gazebo yang terdapat di depan masing-masing suites tempat kita menginap dan berada tepat di pantai. Tempat yang ideal untuk menikmati sunrise atau sunset. Saat makan malam suasana romantis bisa Anda dapatkan bila ingin makan di tepi pantai sambil mendengar suara ombak. Atau bisa juga di dalam cafe sambil mendengarkan alunan lagu yang dilantunkan penyanyi.

Dekat dengan pulau Umang, terdapat pulau Oar. Pulau ini belum terlalu dikelola dan masih sangat alami. Berbagai jenis kerang-kerangan masih banyak di tempat ini. Untuk menuju ke tempat ini, kita bisa menggunakan kapal nelayan yang disediakan dari Pulau Umang.

Sebagai oleh-oleh atau kenang-kenangan, terdapat juga toko yang menjual berbagai souvenir berupa kaos atau topi yang berlogo Pulau Umang. Ada juga pajangan dari kerang dan gantungan kunci. Harga yang ditawarkan tidak terlalu mahal, jadi tidak akan menguras kantong kita.

Pulau Umang memang tempat yang cocok untuk honeymoon, liburan bersama keluarga atau outing. Hanya saja, perjalanan menuju pulau ini yang dirasa masih kurang nyaman. Selain jaraknya yang jauh, jalan yang harus dilewati berkelok-kelok dan naik turun. Jalanan juga masih sepi dan hanya untuk 2 kendaraan. Jadi Anda harus berhati-hati dalam perjalanan.

sumber: kumpulan.info/wisata.htm

Curug Cilember

Dari gerbang tol Ciawi, Anda terus menuju arah Puncak. Di daerah Cisarua, Anda dapat berbelok ke kiri untuk menuju Curug Cilember dan juga Taman Matahari. Setelah melewati Taman Matahari, Anda akan melewati vila dan rumah penduduk sepanjang jalan. Setelah itu Anda dapat tiba di gerbang Curug Cilember. Jalan untuk menuju tempat ini sudah beraspal, tetapi juga berliku dan sempit, sehingga bila ada 2 mobil, Anda harus berhati-hati.

Untuk dapat masuk ke tempat wisata ini, Anda diharuskan membeli tiket masuk dengan harga Rp 6.000,- . Bila membawa kendaraan, tiket tambahan yang harus dibeli adalah Rp 8.000,- untuk mobil atau Rp 4.000,- untuk motor.

Dengan ketinggian 800 meter di atas permukaan laut, suasana hijau dan sejuk langsung menyambut Anda di tempat wisata ini. Tidak perlu kuatir, karena pihak pengelola sudah menyediakan petunjuk jalan yang akan membantu Anda. Tempat favorit banyak pengunjung adalah mengunjungi air terjun atau curug walaupun ada fasilitas lain yang disediakan pengelola. Ada banyak pedagang saat akan menuju curug ke tujuh, mulai dari penjual jagung bakar, mie instant rebus, sate kelinci atau pedagang souvenir. Bagi Anda yang merasa lapar, Anda dapat singgah ke tempat ini.

Taman Konservasi Kupu-Kupu
Selanjutnya, Anda akan melihat Taman Konservasi Kupu-Kupu, sebuah bangunan berbentuk kubah jaring raksasa. Bila ingin masuk ke tempat ini, tiket dijual dengan harga Rp 5.000,-. Di sini merupakan tempat kupu-kupu dikembangbiakan. Ada petugas yang akan menjelaskan proses metamorfosis kupu-kupu, memperlihatkan telur, ulat maupun kepompong yang ada di taman konservasi ini. Petugas dengan ramah juga menerangkan jenis kupu-kupu dari ulat yang ada serta menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan pengunjung. Tempat yang cocok untuk menambah pengetahuan anak Anda yang masih kecil. Anda dapat melihat sendiri kupu-kupu yang berterbangan atau yang hinggap di bunga atau daun dari tanaman yang ada. Hanya saja pada musim tertentu, kupu-kupu di sini tidak terlalu banyak. Penangkaran ini dibuat menyerupai taman dengan bunga-bungan dan tanaman lainnya yang semakin mempercantik tempat ini.

Fasilitas di Curug Cilember
Perjalanan dapat dilanjutkan dengan melewati Jembatan Cinta, jembatan gantung yang akan bergoyang saat dilewati. Kemudian, Anda dapat mencoba Flying Fox di antara tanaman pinus yang ada disini. Ada juga pondok-pondok kayu yang disewakan untuk tempat bermalam. Harga sewa pondok ini berbeda-beda, tergantung jenisnya. Sewa termahal adalah pondok Meranti (3 kamar tidur, dapur, tungku pemanas, water heater) harganya Rp 700.000,- untuk weekday dan Rp 900.000,- untuk weekend. Untuk pondok Merkusi dengan fasilitas sama seperti pondok Meranti tetapi hanya terdiri dari 2 kamar tidur, harganya Rp 600.000,- untuk weekday dan Rp 800.000,- untuk weekend. Sedangkan untuk tipe lainnya ada Rasamala (2 kamar tidur, water heater) dan Damar (2 kamar tidur, dapur) harga sewanya Rp 600.000,- untuk weekday dan Rp 700.000,- untuk weekend. Anda dapat memilih sendiri fasilitas pondok mana yang cocok untuk Anda.

Bila ingin mencoba suasana yang berbeda, cobalah untuk menikmati acara camping atau berkemah di ruangan terbuka. Pengelola menyediakan sewa tenda seharga Rp 75.000,-, sleeping bag seharga Rp 15.000,- atau perlengkapan lainnya untuk berkemah seperti lampu, genset, matras, atau api unggun. Ada beberapa tempat yang menjadi lokasi perkemahan (camping ground). Tempat MCK dan keamanannya terjamin, karena adanya petugas yang terus berjaga di tempat ini.

Curug 7 Cilember
Tidak jauh dari pondok penginapan, tibalah Anda di curug atau air terjun ke tujuh. Curug ini yang paling ramai karena terletak paling bawah sehingga mudah diakses. Letaknya hanya beberapa ratus meter dari pintu gerbang. Curug ke tujuh terbagi dua dan dan Anda dapat melihatnya dari jauh karena ketinggian curug ini. Banyak pengunjung yang menikmati kesegaran air terjun ini. Mereka mendekati curug ini untuk mandi di bawah curahan air terjun, berenang di kolam alami hasil penampungan air terjun, atau sekadar berfoto-foto dengan pemandangan air terjun. Di sini juga disediakan tempat MCK dan tempat ganti pakaian setelah Anda berbasah ria.

Di curug ini juga kerap kali dijadikan tempat foto prewedding untuk para calon pengantin. Rasa lelah akan terasa hilang saat merasakan percikan air di wajah atau saat mencoba merasakan dinginnya air terjun. Ditambah lagi dengan suasana asri dan indahnya pemandangan curug ketujuh ini.

Curug 5 Cilember
Setelah puas menikmati curug ketujuh, perjalanan dapat dilanjutkan menuju curug ke lima. Curug ini lebih besar dibandingkan dengan curug ke tujuh walaupun tidak setinggi curug ke tujuh. Anda dapat menghilangkan lelah Anda dengan bermain-main di curug ini.

Untuk mencapai curug ke lima, medannya lebih sulit, karena hanya berupa jalan setapak yang terdiri dari batu-batuan dan tanah. Jika hujan, maka jalan ini cukup licin sehingga harus lebih berhati-hati. Jalan setapak ini juga berliku-liku. Untuk mencapai curug ke lima, Anda membutuhkan waktu kira-kira 15 menit berjalan kaki.

Curug ke lima, lebih indah dan bersih, karena lebih sulit dijangkau dari curug ke tujuh. Namun di sini juga disediakan fasilitas MCK dan ruang ganti pakaian. Ada juga warung yang menyediakan makanan dan jagung bakar yang bisa dinikmati. Di area sekitar curug ke lima juga terdapat camping ground untuk menikmati keindahan hutan alami sambil menikmati kesejukkan alam di dekat air terjun.

Dari Curug Tujuh Hingga Curug Satu Cilember
Curug paling bawah yang terdekat dengan pintu masuk adalah curug ke tujuh. Lokasinya mudah diakses dengan mudah oleh para pengunjung Wana Wisata Curug Cilember. Setelah itu, biasanya beberapa orang yang masih belum puas akan melanjutkan mendaki melewati jalan setapak yang licin dan berbatu menuju curug ke lima. Sebagian besar pengunjung sudah merasa senang jika mencapai curug ke lima ini. Curug ke enam sendiri memang tidak bisa dikunjungi karena belum ada jalan setapak menuju curug ke enam. Sehingga biasanya pengunjung langsung menuju curug ke lima setelah mengunjungi curug ke tujuh.

Namun jika Anda berjiwa petualang, Anda bisa mencoba untuk mencapai curug ke empat dengan medan yang semakin sulit dan terjal. Dari curug ke empat, tidak jauh dari sana Anda juga dapat mencapai curug ke tiga. Baik curug ke empat dan curug ke tiga, masih jauh lebih alami karena jarang dikunjungi mengingat medan perjalanan kaki yang cukup sulit.

Jika Anda masih menyukai tantangan lagi, Anda dapat mengunjungi curug ke dua yang perjalanannya cukup jauh dari curug ke tiga. Di sini Anda harus berhati-hati karena banyak lintah yang ada di dedaunan. Lalu Anda dapat mencapai curug ke satu yang terletak paling atas yang merupakan curug tertinggi di Wana Wisata Curug Cilember. Curug ke satu sangat alami karena memang paling sulit dikunjungi. Namun, pengelola selalu menyarankan ditemani pemandu yang sudah tahu medan perjalanan ke curug satu, bila ingin mencapainya. Waktu tempuh dengan berjalan kaki ke curug satu memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam perjalanan kaki.

Bila Anda sudah tidak mampu melanjutkan perjalanan, menikmati keindahan curug ke tujuh dan curug ke lima sudah cukup untuk menghilangkan kepenatan. Untuk yang hobi berpetualang, Curug Cilember menyediakan fasilitas jugle tracking dan outbound. Dengan keindahan panoramanya, suasana asri dan kesejukkan air terjun, serta fasilitas lainnya menjadikan Wana Wisata Curug Cilember ini cocok menjadi tempat wisata untuk Anda dan keluarga. Pulang dari Curug Cilember, Anda akan menikmati kesegaran bagi tubuh dan pikiran Anda sambil menikmati jajanan di pintu keluar Wana Wisata Curug Cilember seperti sate kelinci dan jagung bakar.


Curug Cilember
Wana Wisata Curug 7 Cilember
Jl. Cisarua Puncak Km 10
Desa Cilember
Kecamatan Cisarua
Puncak, Jawa Barat
Telp: (0251) 258 890

sumber: kumpulan.info/wisata.htm

Monday, November 2, 2009

GROJOGAN SEWU


Grojogan Sewu mempunyai panorama alam yang indah terdiri dari kawasan hutan dan air terjun yang menjulang tinggi. Air terjun dengan tinggi sekitar 80 meter merupakan tempat favorit untuk di kunjungi para wisatawan. Pada saat pertama kali masuk kawasan air terjun Grojogan Sewu, pengunjung akan disambut oleh kera-kera yang berkeliaran secara bebas. Sementara itu untuk mencapai ke lokasi air terjun, wisatawan harus melewati ratusan anak tangga. Sesampainya di lokasi air terjun, pengunjung dapat menyaksikan panorama alam yang indah serta bisa menikmati dinginnya air terjun dan kesegaran udara alam sekitar. Selain itu kita dapat berjalan-jalan di kawasan obyek wisata untuk melihat pemandangan perbukitan dan pepohonan hijau, atau berenang di kolam renang yang terletak tidak jauh dari kawasan air terjun.


Akses
Air terjun Grojogan Sewu berada di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Untuk menuju ke lokasi, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum seperti bus dari Kota Solo menuju Tawangmangu dan bisa dilanjutkan menuju obyek wisata yang berjarak sekitar satu kilometer dari terminal Tawangmangu.


Fasilitas
Kolam renang, taman bermain anak-anak, warung makan, warung dan kios cinderamata, penyewaan kuda untuk berkeliling di sekitar lokasi obyek wisata, mushola, toilet, dan lainnya.









photo: http://www.flickr.com/photos/tianyake

BLEDUG KUWU

Bledug Kuwu merupakan salah satu obyek wisata yang berada di Kabupaten Grobokan, Jawa Tengah. Wisata ini sangat unik karena mempunyai keanehan yaitu adanya letupan-letupan lumpur bersamaan dengan bunyi ledakan bledug, dan letupan lumpur tersebut juga mengeluarkan asap, gas, dan air yang mengandung garam.Perjalanan menuju Bledug Kuwu tidak akan membosankan karena sepanjang perjalanan, anda akan disuguhi pemandangan yang sangat indah, dengan hamparan sawah yang luas, serta perbukitan yang hijau dan indah. Sesampainya di Kuwu, pengunjung dapat menyaksikan keunikan letupan-letupan lumpur dan juga bisa menyaksikan kegiatan warga desa sedang mengolah dan membuat garam dengan air yang berasal dari Bledug Kuwu. Bledug kuwu juga mempunyai cerita legenda yang menyebabkan terjadinya fenomena aneh di Bledug Kuwu, yaitu adanya lubang yang menghubungkan Kuwu dengan Laut Selatan yang dilewati seekor naga bernama Jaka Linglung setelah bertarung dengan buaya putih jelmaan Dewata Cengkar di Laut selatan. Lubang itu sendiri terjadi dari perjalanan Joko Linglung dari laut selatan menuju Kerajaan Medang Kamolan.

Akses
Bledug Kuwu berada di desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobokan, Provinsi Jawa Tengah dan sekitar 28 km kearah timur Purwodadi. Untuk menuju ke obyek wisata Bledug Kuwu dapat melalui jalan darat dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum dari Kota Semarang menuju Purwodadi kemudian di lanjutkan ke desa Kuwu.

Fasilitas
Penginapan, warung maupun rumah makan, warung dan toko yang menjual garam buatan warga Desa Kuwu yang patut anda beli dan coba rasanya.





 photo: flickr.com

SUMBER AIR PANAS GUCI


Guci terletak di kaki Gunung Slamet, Kabupaten Tegal. Guci merupakan Obyek Wisata pemandian air panas yang di padu dengan keindahan alam yang asri serta udara yang sejuk dan dingin. Terdapat pemandian umum yang disebut pancuran 13 dan juga terdapat 10 air terjun alam di sekitar Guci. Anda dapat berendam atau mandi di kolam maupun di pancuran untuk menyegarkan otot yang penat dan konon air panas Guci dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Sekitar satu kilometer dari pancuran 13, terdapat air terjun dengan tinggi 15 meter yang biasa disebut Air Terjun Jedor, untuk menuju tempat tersebut, anda bisa berjalan kaki atau menunggang kuda sambil melihat alam sekitar yang sangat indah.

Akses
Guci terletak di kaki Gunung Slamet bagian utara, berada di Kecamatan Bumi Jawa, Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Sekitar 40 km dari Tegal dan 30 km dari Slawi ke arah selatan. Untuk menuju lokasi, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Dari terminal Tegal menggunakan mini bus menuju Desa Tuwel atau Bumi Jawa yang memakan waktu sekitar 45 menit, di Desa Tuwel terdapat banyak kendaraan bak terbuka yang siap mengantarkan pengunjung menuju Guci dengan waktu sekitar 30 menit.



 Fasilitas
Tempat penginapan seperti hotel, vila yang menyajikan panorama alam yang indah dan harga relatif tidak terlalu mahal, pemandian dan kolam air panas, bumi perkemahan, penyewaan kuda untuk berkeliling melihat pemandangan alam dan air terjun, lapangan tennis dan sepak bola. (kop/s)

Museum Wayang

Museum wayang yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara 27, Taman Fatahillah ini memiliki koleksi wayang yang terbaik di Jawa. Menempati lahan bekas gereja Belanda Oude Hollandsche Kerk (1640-1732) dan gereja Nieuw Hollandsche Kerk (1736-1808) yang kemudian hancur akibat gempa bumi. Bangunan yang nampak saat ini didirikan pada tahun 1912 sebagai gudang milik perusahaan Geo Wehry. Setelah beberapa kali pindah kepemilikan serta berubah fungsi akhirnya pada 13 Agustus 1975 ditetapkan sebagai Museum Wayang. Museum ini memiliki koleksi lengkap bermacam jenis wayang dari daerah-daerah di Indonesia seperti wayang kulit dari Jawa, Bali, Betawi dan Kalimantan; wayang golek, wayang beber, wayang kardus, wayang rumput serta topeng-topeng. Di museum ini juga terdapat berbagai boneka dari luar negeri antara lain dari Cina, Malaysia, India, Kamboja dan Inggris. Di halaman Museum Wayang ini terdapat tugu untuk mengenang beberapa orang gubernur jenderal Belanda yang pernah dimakamkan disini antara lain Jan Pieterszoon Coen, pendiri Batavia yang meninggal karena penyakit kolera ketika Batavia diserbu pasukan Mataram, dan Gubernur Jenderal Anthony van Diemen. Museum ini buka setiap hari dari jam 9 hingga jam 15 kecuali hari Senin.

Monumen Nasional (MONAS)

Monumen Nasional (Monas) setinggi 132 meter yang terletak di tengah Lapangan Merdeka ini telah menjadi simbol dari kota Jakarta. Di puncak monument terdapat simbol api berkobar terbuat dari logam perunggu berlapis emas seberat 35 Kg yang melambangkan kekuatan dan kemandirian bangsa Indonesia. Seluruh dinding Monas dilapisi marmer dari Italia. Monas adalah salah satu proyek Presiden Soekarno yang dibangun dengan biaya yang sangat mahal, Pembangunan Monas dimulai tahun 1961, namun baru bisa diselesaikan pada tahun 1975 dan dibuka secara resmi oleh Presiden Soeharto. Di lantai dasar Monas terdapat Museum Sejarah Nasional yang menggambarkan perjuangan kemerdekaan Indonesia dalam bentuk diorama. Juga terdapat Ruang Kemerdekaan dimana pengunjung dapat menyaksikan teks proklamasi yang asli serta mendengarkan suara pembacaan teks proklamasi oleh Bung Karno. Tugu yang menjulang hingga ketinggian 137 meter ini dicapai dengan menggunakan lift dan pengunjung dapat menyaksikan panorama kota Jakarta dan saat ini dikembangkan sebagai areal penting yang menjadi paru-paru kota dan sebagai tempat kegiatan sosial budaya sekaligus sebagai arena olahraga dan rekreasi. Pengunjung juga dapat menggunakan kendaraan tradisional Betawi yaitu delman yang dilengkapi aksesoris khas daerah ini.

Akses
Monumen Nasional terletak di Jl. Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Monas dapat dicapai dengan menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum seperti bus kota, taksi, dan lainnya.

Fasilitas
Museum Sejarah Nasional, Taman Monas untuk bersantai, delman untuk berkeliling sekitar monas, sarana olah raga seperti lapangan bola mini dan lainnya. Untuk menginap, terdapat banyak hotel yang terletak tidak jauh dari Monas, dan juga restoran di sekitar kawasan Monas. (kop/s)