Monday, January 10, 2011

Danau Kerinci

DANAU Kerinci memiliki luas 4.200 hektar dengan kedalaman 110 m dan terletak pada ketinggian 783 meter dpl. Danau ini menyimpan banyak jenis ikan. Ikan Semah merupakan jenis yang paling digemari dan merupakan ikan endemik. Danau Kerinci terletak pada dua Kecamatan yaitu Kecamatan Danau Kerinci dan Kecamatan Keliling Danau.
Terdapat beberapa lokasi yang menarik pada beberapa desa disekitar Danau Kerinci, yaitu Daerah Pesanggarahan dimana kita bisa melihat pemandangan Danau Kerinci dari atas, Tanjung Hatta adalah tempat Bung Hatta menikmati panorama Danau Kerinci dan menanam pohon disana, Desa Seleman terdapat Rumah Laheik yang merupakan rumah khas kerinci, dan di Desa Pulau Tengah terdapat Dolmen Batu Raja dan Masjid Keramat Pulau Tengah dan di sekitar danau Kerinci terdapat sejumlah batu berukir yang diduga peninggalan manusia megalit.
Pada tiap tahunnya, di Danau Kerinci diadakan Festval Danau Kerinci yang menampilkan berbagai macam atraksi seni masyarakat lokal. Festival Danau Kerinci adalah salah satu usaha pemerintah daerah untuk mempromosikan wisata Danau Kerinci, namun usaha tersebut tidak begitu efektif walau sudah menelan dana yang tidak sedikit.
 Danau Kerinci adalah salah satu tempat wisata yang ada di Kab. Kerinci dari sekian banyak lokasi tempat wisata yang sangat indah yang membutuhkan perhatian besar kita semua untuk dapat berkembang sehingga menarik minat para wisatawan domestic maupun internasional untuk datang, sehingga dapat menjadi salah satu tempat tujuan wisata kebanggan Indonesia pada umumnya.

Curug Gendang (Pandeglang, Banten)

Curug Gendang merupakan tempat yang cukup bersejarah bagi perjuangan bangsa pada masa penjajahan Belanda dahulu. Menurut cerita orang-orang sekitar, Tempat Wisata Alam (TWA) yang saat ini banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara ini sempat dipakai sebagai wilayah persembunyian para pahlawan saat peperangan.

Berada di ketingian 170 meter dari permukaan laut dan jauh dari keramaian kota, suara gemuruh air terjun yang mata airnya berasal dari hulu Gunung Pangajaran terasa sangat mempesona. Air terjun setinggi 7 meter dengan kedalaman 13 meter dan luas 10 meter yang berada di daerah Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang itu bernama Curug Gendang.

Curug berarti air terjun dan menurut kepercayaan penduduk setempat, suara jatuhnya air terjun itu mirip sekali dengan suara tambur atau gendang. Maka air terjun yang semula bernama Curug Citajur itu lebih dikenal dengan sebutan Curug Gendang.

Dari jalan raya Carita, dengan jarak 2 kilometer untuk menuju Curug Gendang, diperlukan waktu sekitar 30 menit berkendaraan. Tapi kemudian kendaraan harus ditinggalkan di area parkir dan pengunjung yang ingin menikmati jernihnya air Curug Gendang mesti rela ber-off-road ria alias berjalan kaki. Hati-hati, jalan setapak yang ditempuh berbatu juga licin, karena kelembaban hutan dataran rendah yang selalu membasahi jalan.Sekitar satu kilometer perjalanan berliku, menanjak dan menurun menuju lokasi akan menjadi pengalaman penjelajahan tersendiri karena sepanjang perjalanan pengunjung bisa menikmati indahnya pemandangan yang terhampar. Berbagai macam tanaman yang tumbuh liar, seperti pohon durian dan sebagainya membawa suasan sejuk yang alami. Kicauan suara burung juga aneka satwa seperti monyet yang berkeliaran juga memberi kesan keasrian lokasi Curug Gendang.

Tidak hanya itu, jalan setapak di antara punggung-punggung gunung di pinggir jurang menuju curug juga memberikan pemandangan lautan yang terbentang luas, hijaunya pepohonan di kaki bukit bahkan Gunung Krakatau yang tampak dikejauhan. Panorama alam yang patut diabadikan.

GendangBeratraksi atau Berkemah

Tiba di lokasi, gemuruh dan percikan air terjun Curug Gendang mulai menyapa. Jernihnya air membuat siapapun pengunjung ingin segera menikmatinya dengan merendamkan kedua kaki setelah penat berjalan. Airnya terasa dingin dan menyejukkan. Ingin dilanjutkan dengan merendam seluruh tubuh atau mandi?

ada anak-anak kampung yang juga berkunjung ke Curug Gendang, kita akan menyaksikan atraksi gratis dari mereka yakni terjun bebas dan berenang di bawah air terjun. Mereka sangat pandai melakukan itu.

Di sekitar lokasi air terjun juga tersedia areal yang kerap kali digunakan pengunjung untuk berkemah dengan hanya membayar Rp.10.000 per orang untuk satu malam. Bagi mereka yang ingin merasakan petualangan di alam luar, menginap di lokasi Curug Gendang patut dicoba.

Kawah Ijen


Kawah Ijen adalah sebuah danau kawah yang bersifat asam yang berada di puncak Gunung Ijen, Jawa Timur, memiliki tinggi 2368 meter di atas permukaan laut dengan kedalaman danau 200 meter dan luas kawah mencapai 5466 Hektar. Kawah Ijen berada dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.


Pesona Keindahan Kawah Ijen
Kawah Ijen dilihat dari puncak gunung Ijen sangat mengagumkan. Suasananya menyenangkan untuk di rasakan baik pemandangan alamnya maupun suasana alam membuat para pencinta alam menjadi tertarik untuk menjelajahi gunung Ijen ini. Di samping sebagai tempat rekreasi yang terindah di kawasan Bondowoso, kawasan gunung Ijen sering dijadikan anak-anak muda sebagai tempat berkemah yang cocok. Kawah Ijen merupakan danau yang besar berwarna hijau kebiruan dengan kabut dan asap belerang yang sangat memesona. Selain itu, udara dingin dengan suhu 10 derajat celcius, bahkan bisa mencapai suhu 2 derajat celcius, akan menambah sensasi yang dingin sekali bagi yang tidak terbiasa merasakan udara di kawah Ijen. Berbagai tanaman yang hanya ada di dataran tinggi juga dapat Anda temukan, seperti Bunga Edelweis dan Cemara Gunung.


Saat pagi hari, ketika matahari mulai menyinari kawasan Kawah Ijen, pemandangan yang indah dapat Anda nikmati rasakan sinar yang muncul dari balik pepohonan dan bersembunyi ketika sunset. Kawah Ijen yang berwarna hijau kebiruan akan ditambah cahaya matahari yang berwarna keemasan memantul di kawah tersebut. Pemandangan menakjubkan juga dapat Anda peroleh dengan menyaksikan pesona keindahan Gunung Merapi yang berdekatan. Gunung Merapi memiliki kemiripan bentuk dengan Gunung Ijen. Saat yang paling tepat untuk menyaksikan keindahan Ijen adalah pada pagi hari.


Untuk menuju Kawah Ijen, Anda harus menyusuri jalan setapak menyusuri tebing kaldera. Jangan lupa membawa penutup hidup karena kadang asap belerang tertiup angin melewati jalur tersebut. Anda juga dapat mengelilingi kaldera di kawasan ini yang memakan waktu mencapai 8 hingga 10 jam berjalan kaki.


Tuesday, December 28, 2010

Pesona Pulau Moyo, Sumbawa


Pulau Moyo Terletak Sebelah utara Sumbawa dan di mulut teluk Saleh dengan luas + 30 Ha.Pulau Moyo mempunyai obyek wisata darat dan laut. Hutan tropis pulau Moyo merupakan habitat kawanan rusa, sapi liar, babi hutan dan burung gosong (megapodius) yang dilindungi, juga terdapat air terterjun bertingkat mata jitu. Wisata baharinya menyediakan panorama bawah laut yang indah untuk kegiatan menyelam (Snorkling dan Skuba diving), bahkan mulai dari dermaga pulau moyo sudah dapat dilihat ribuan ikan kecil. Lady Diana dari kerajaan Inggris, Prince William dari kerajaan Belanda, dan Mick Jagger pernah datang berlibur ke Pulau Moyo.


Pulau Moyo termasuk wilayah Kabupaten Sumbawa Besar, untuk menuju Pulau ini bisa melalui pelabuhan Badas, kira2 10 menit perjalanan dengan menggunakan mobil pribadi dari Kota Sumbawa Besar, dari sini banyak perahu perahu nelayan yang parkir yang disewakan menuju Pulau Moyo, dari sini dapat ditempuh perjalanan sekitar 2 jam atau kalau menggunakan speed boat yang biasa disewa di hotel Kencana yang tidak jauh dari pelabuhan ini, tarifnya akan lebih mahal dibandingkan dengan menggunakan perahu kapal nelayan.

Bagi anda yang suka dengan petualangan bawah laut, berburu rusa dan babi hutan tempat ini menawarkan segalanya mulai dari aneka jenis terumbu karang yang masih alami, wisata mancing, ikan hias dengan berbagai warna serta banyak lagi hal yang sangat menarik dipulau ini. Di pulau ini berdiri salah satu hotel dengan tarif sampai dengan 15 juta permalam yaitu AMAN WANA RESORT.




sumber: http://fathurrahmano.wordpress.com
photo: http://archive.kaskus.us, http://wonglow.blogspot.com, http://fferani.blogspot.com, http://apentour.blogspot.com

Pantai Lovina, Bali


Lovina terletak di Bali Utara di pesisir utara Pulau Bali tepatnya sekitar 10 km arah barat Singaraja. Pantai Lovina berada di Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali. Karena itu, kadang orang menyebutnya sebagai kawasan wisata Kalibukbuk.

Pantai Lovina yang berpasir hitam ini masih alami sehingga menarik dikunjungi. Yang menarik di Pantai Lovina adalah perjalanan ke tengah laut di perairan Lovina. Anda dapat menjumpai lumba-lumba di perairan Lovina yang terletak sekitar 1 kilometer dari bibir pantai. Laut Bali yang berada di perairan Lovina relatif tenang sehingga Anda bisa berwisata di laut tersebut dengan menggunakan perahu nelayan.


Lumba-Lumba
Kawasan Lovina terkenal terkenal sebagai tempat untuk menyaksikan pertunjukkan lumba-lumba liar. Anda dapat langsung menyaksikan tingkah laku yang lucu dan bersahabat dari lumba-lumba langsung di tengah laut. Tentu ini akan menjadi pengalaman liburan yang menarik untuk Anda. Di kawasan Lovina terdapat ratusan ekor lumba-lumba.


Untuk bisa melihat atraksi lumba-lumba liar, Anda harus berangkat pagi sekali saat matahari akan terbit. Mengapa? Karena lumba-lumba di kawasan ini hanya muncul antara pukul 6 pagi hingga 8 pagi. Pada jam itu, puluhan lumba-lumba akan beratraksi secara alami menunjukkan kegiatan mereka. Ada yang sekadar berenang di permukaan air, ada juga yang melompat-lompat. Tentu hal ini akan membuat takjub akan keindahan binatang laut berwarna hitam tersebut.

Biasanya para wisatawan sudah berkumpul di pantai sekitar pukul 5.30 WITA untuk berangkat ke tengah laut. Anda bisa menyewa perahu nelayan yang memang disediakan untuk perjalanan tersebut. Perjalanan dimulai dengan menggunakan perahu kecil yang hanya bisa mengangkut maksimal 4 orang selain sang nelayan. Perahu akan membawa Anda sekitar satu hingga dua kilometer ke arah tengah laut ke tempat biasanya lumba-lumba akan muncul.

 Selama perjalanan, Anda bisa melihat-lihat pemandangan laut yang luas dan seraya perahu menjauhi daratan, Anda bisa melihat daratan Lovina dari kejauhan seperti siluet. Setelah sampai di tengah laut, sang nelayan akan menyusuri ke tempat biasanya lumba-lumba akan muncul. Dan apabila ada sekelompok lumba-lumba yang melompat, sang nelayan akan memberitahu perahu-perahu lain di sekitarnya sehingga perahu-perahu tersebut akan menambah kecepatan untuk mengejar sekelompok lumba-lumba itu.


Tentu anda dapat merekam sewaktu lumba-lumba tersebut berlompatan di tengah laut. Ada juga para wisatawan yang tidak bisa melihat lumba-lumba tersebut. Hal ini tergantung dari faktor alam juga seperti pasangnya air laut, arah angin, dan tentu saja keberuntungan anda untuk dapat melihat lumba-lumba liar tersebut. "Pengejaran" ini akan berlangsung kira-kira 3 jam. Namun, apabila Anda sudah merasa mual karena mabuk laut Anda tidak perlu ragu ragu untuk memberitahu sang nelayan untuk kembali ke daratan.


Seraya perjalanan kembali ke daratan, Anda bisa menikmati pemandangan sepanjang pantai Lovina dengan jelas karena matahari sudah bersinar dengan terangnya. Anda juga dapat menikmati wisata taman laut di perairan Lovina.


Taman Laut Lovina
Di kawasan Lovina, Anda juga dapat menyelam atau snorkeling untuk menikmati keindahan laut di pantai tersebut. Anda dapat menjumpai beragam ikan hias yang cukup ramah untuk mendatangi para penyelam. Memang taman laut di Lovina tidak seindah taman laut lainnya di Indonesia. Namun, Anda akan cukup senang bermain-main dengan ikan hias di perairan ini.

Di pinggir pantai, Anda juga dapat menemukan berbagai kulit kerang yang beraneka ragam. Tentu Anda bisa mengambilnya untuk koleksi hiasan dan cindera mata yang alami dan menarik.

Transportasi dan Akomodasi di Lovina
Di kawasan Lovina terdapat banyak penginapan dengan harga terjangkau. Ada juga penginapan yang menyediakan atraksi lumba-lumba yang terlatih maupun kebun binatang mini di dalam penginapan tersebut. Anda bisa memilih berbagai penginapan dari penginapan sederhana hingga cottage.

Dari Denpasar ke Lovina, Anda bisa melewati Bedugul lalu ke Singaraja dan menuju Lovina. Anda juga bisa melewati rute Bedugul lalu Seririt dan ke Lovina. Anda bisa menempuh perjalanan melewati kedua rute tadi sekitar 2 jam perjalanan. Namun, rutenya melewati jalur yang naik-turun dan berkelok-kelok. Rute lain adalah melewati Gilimanuk lalu ke Lovina yang bisa ditempuh dalam waktu hampir 4 jam. Jalur ini relatif lurus dan nyaman meski membutuhkan waktu perjalanan yang lebih lama.
 

Pantai Lovina
Pantai Lovina tentu bisa menjadi tujuan wisata Anda. Banyak hal menarik yang bisa Anda temui di sini seperti melihat pertunjukkan lumba-lumba liar di tengah laut, maupun taman laut dengan beragam ikan hias. Apalagi jika Anda sedang mengunjungi kawasan Singaraja, maka sempatkan diri Anda mampir ke Lovina dan menginap setidaknya satu hari di sana untuk menyaksikkan atraksi lumba-lumba pada pagi-pagi sekali.

Friday, December 3, 2010

Pantai Kuta, Lombok


Mendengar kata Pantai Kuta pikiran anda pasti tertuju pada sebuah pantai yang terletak di pulau bali. Ya tentunya demikian bukan 99% ingatan anda pasti akan menjurus ke pantai kuta yang terletak di pulau seribu pura itu, namun cobalah untuk mengunjungi pulau Lombok disana anda akan menemukan pantai kuta yang tak kalah eksotisnya.

Pantai kuta Lombok adalah sebuah pantai yang memiliki keindahan yang sangat luar biasa, pantai yang berpasir putih dihiasi dengan birunya air dengan gradasi hijau  di karenakan habitat bawah lautnya masih sangat terjaga kelestariannya di antaranya seperti blue coral dan red coral bisa kita jumpai di tempat ini, Ombak yang lumayan besar juga menjadikan tempat ini sebagai salah satu surga bagi para pecinta surfing baik itu para surfer lokal ataupun Non Lokal.


Salah satu keunikan Pantai Kuta Lombok adalah pasir putihnya yang begitu unik berbentuk seperti butiran-butiran merica yang sangat sulit kita temukan di daerah wisata pantai lainnya, Butiran pasir inilah yang membuat kebanyakan pengunjung betah berlama-lama di Pantai. Selain pasirnya yang unik di pantai ini juga terdapat deretan bukit-bukit yang menjulang berukuran sedang, Deretan-deretan perbukitan inilah yang menciptakan perpaduan warna yang molek diantara birunya air laut dan putihnya pasir pantai.
 

Pantai Kuta Lombok berlokasi di Desa Kuta Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat, untuk masalah biaya masuk dan biaya parkir anda tidak perlu repot-repot untuk mengeluarkan Rupiah seperti di daerah wisata yang lain, Tidak di pungutnya biaya parkir dan biaya masuk dikarenakan tidak adanya campur tangan dari pemerintah daerah setempat, namun apabila anda adalah seorang dermawan dan anda adalah salah satu orang pecinta alam tidak ada salahnya untuk mengeluarkan beberapa rupiah untuk kemajuan Pantai Kuta Lombok Ini.


Sedikit info tentang Pantai Kuta Lombok :
  • Utamakan untuk tidak membuang sampah secara sembarangan
  • Jangan lupa membawa obat-obatan seperlunya
  • Jangan lupa membawa makanan dan minuman secukupnya 
  • Bersikaplah sopan kepada masyarakat setempat dan juga kepada pengunjung yang lainnya
  • Jangan memberikan uang kepada Anak-anak apa bila ada rasa kasihan sebaikknya anda langsung ke pengurus masyarakat setempat untuk bersedekah
  • Jangan lupa membawa camera untuk mengabadikan kenangan anda di Pantai Kuta Lombok



sumber: http://7og4nk.blogspot.com
photo: http://labirin97.blogspot.com

Wednesday, December 1, 2010

Air Terjun Cibeureum

Cibodas yang terletak di Kabupaten Bogor identik dengan Taman Bunga dan kawasan Gunung Gede Pangrango. Di kawasan Gunung Gede Pangrango ini banyak ditemui tempat-tempat menarik untuk dikunjungi, salah satunya air terjun Cibeureum. Meskipun harus menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam, sesampainya disana, semua kelelahan pun terbayar.

Menuju air terjun Cibeureum memang memerlukan usaha. Jalanan berbatu yang terjal dengan pemandangan pepohonan rindang di kanan dan kiri jalan adalah teman di sepanjang perjalanan. Terkadang, hewan-hewan hutan keluar dari rumah, menyambut tamu yang datang ke sana. Ada beberapa pos penjagaan yang ditemui di perjalanan. Selain itu juga ada Telaga Biru yang bisa dilihat. Telaga ini berwarna biru karena dipenuhi ganggang di dasarnya.

Tak perlu takut tersesat karena meskipun berjalan di hutan, ada petunjuk yang jelas tentang jalan yang harus ditempuh untuk mencapai air terjun Cibeureum. Setelah melewati jalanan berbatu, jembatan kayu sepanjang kurang lebih satu kilo pun ikut menyambut pendatang. Hati-hati berjalan disini karena kayunya licin. Usai melewati jembatan kayu, sampailah kita di air terjun Cibeureum.

Air terjun Cibeureum menawarkan pemandangan air di ketinggian 50 meter serta lumut merah diantara dinding air terjun. Selain air terjun Cibeureum yang airnya deras, tampak juga dua air terjun lainnya disisi kanan. Berwisata disini sangat menyenangkan. Selain bisa merasakan kesejukan air dari dua tempat peristirahatan, jika berani melawan dinginya air udara pegunungan, silahkan bermain dibawah air terjun.

Dalam perjalanan menuju air terjun cibuereum kita menikmati pemandangan yang hijau, serta terdapat telaga biru..


Tips menuju air terjun Cibeureum
Mengingat ini adalah kawasan pegunungan, jaket atau sweater tentunya wajib dipakai. Tapi tak hanya itu, di gunung hujan tentunya kerap turun, sebaiknya siapkan juga payung atau jas hujan.

Jalan yang ditempuh adalah bebatuan dan jembatan kayu yang licin. Pakai sandal atau sepatu gunung adalah pilihan yang sangat baik.

Bawa makanan dan minuman. Perjalanan jauh tentunya menguras tenaga. Apalagi berada di pegunungan. Bekal ini bisa dinikmati di tempat peristirahatan sambil memandangi air terjun. Tapi ingat, usai makan dan minum, buang sampahnya ditempat yang telah disediakan, sebuah kantong plasti hitam. Jika tak ada, rasanya tak salah kalau sampahnya dibawa lagi bersama dan buang di tempat sampah saat dibawah.

Jangan membawa beban terlalu banyak karena perjalanan yang akan dilewati sangat berat.



sumber: http://adventurenatureindonesia.blogspot.com