Sunday, September 26, 2010

TANJUNG LESUNG Wisata Patai yang Eksotis


Kawasan wisata Tanjung Lesung Ujung Kulon memang sudah dikelola secara profesional dan terpadu oleh pengembang. Masuk akal jika semuanya serba tertata rapi dan teratur. Fasilitas yang ada juga sangat lengkap. Sarana akomodasi bisa dipilih sesuai kemampuan kantung Anda, mau rumah singgah yang bertarif 200 ribu atau hotel dan villa mewah dengan tarif 3 juta per malam terdapat di sana. 
Mengunjungi obyek wisata di tanjung lesung rasanya tidak cukup satu hari. Banyaknya pilihan wisata ditawarkan dari area wisata yang luasnya mencapai 1500 hektar ini. Semua serba indah dan menyenangkan. Lokasinya berupa daratan yang menjorok kelaut, mirip ujung lesung(alat penumbuk padi). Karena bentuknya maka orangpun menyebut sebagai tanjung lesung.
 


Menikmati pantai Tanjung Lesung Ujung Kulon yang landai, berpasir putih dan air kebiruan merupakan suguhan utama. Ombaknya tidak terlalu besar karena pantai tidak langsung menghadap samudra bebas namun di Selat Sunda. Air pantainya sangat jenih dan tidak terlalu dalam sehingga tanpa menyelampun Anda bisa melihat aneka jenis ikan berenang disela-sela terumbu karang. Tidak puas memandang ikan dari atas dermaga, menyelam bisa dijadikan pilihan berikutnya. Hanya dengan merogoh kocek 100-200 ribu Anda sudah dapat menyewa peralatan menyelam dan diantar dengan perahu ke lokasi menyelam. Jika datang berkelompok, aktifitas olahraga seperti bermain voly pantai bisa dilakukan di pasir putih yang terbentang sepanjang pantai. 


Belum puas memandangi ombak dari bibir pantai, jangan ragu untuk menguji adrenalin dengan bermain jet ski . Jika tidak cukup nyali, coba perahu kayak, banana boat atau pedal boat. Memancing bisa menjadi kegiatan menarik berikutnya, baik di pantai maupun di kolam khusus pemancingan. Hasilnya bisa langsung dibawa ke rumah makan atau restoran di pinggir pantai untuk dimasak sesuai keinginan. Sebagian wisatawan memanggang sendiri di tepi pantai, hmm...., aroma semerbak ikan bakarpun pasti membuat perut Anda keroncongan.
 

Akses 
Jika Anda melakukan perjalanan dari Jakarta melalui tol Jakarta-Merak, sebaiknya keluar melalui pintu tol Serang Timur Dari sini, ambil rute ke pandeglang, selanjutnya menuju labuan. Dari jalan Raya Labuan, teruskan perjalanan menyusuri jalan Raya Tanjung Lesung. Walaupun Anda belum pernah kesana, jangan takut kesasar karena setiap persimpangan jalan terdapat rambu-rambu jalan yang menunjukkan arah ke tanjung lesung.


Hampir semua ruas jalan berupa jalanan aspal mulus hingga lokasi. Setelah Pandeglang menuju Labuan, mata Anda akan dimanjakan pemandangan alam pedesaan yang indah. Di kanan kiri jalan terbentang sawah dengan tanaman padi yang terlihat menguning. Di kejauhan nampak gunung terlihat menjulang diselimuti awan.

sumber: http://budiboga.blogspot.com
photo: flickr.com >> 1, 2, 3, 4


Rumah Gubernur Inggris Thomas Stamford Raffles

homas Stamford Raffles adalah Gubernur terakhir Inggris di Bengkulu sebelum akhirnya penguasaan terhadap Bengkulu di tukar oleh Pemerintah Kolonial Belanda dengan Pulau Kecil di ujung Semenanjung Malaka, ‘Singapura’. Dalam masa kekuasaannya Raffles tinggal di rumah ini yang selain digunakan sebagai tempat tinggal, juga dimanfaatkan untuk berbagai aktifitas dalam pemerintahannya.

Bangunan ‘Istana Gubenur’ ini terletak sekitar 300 meter ke arah Utara Benteng Marlborough. Diantara kedua bangunan penting ini terdapat Tugu Thomas Parr yang merupakan salah satu monumen penting baik bagi Bangsa Inggris maupun Bangsa Indonesia.

Konon cerita pada masanya terdapat terowongan bawah tanah yang menghubungkan Rumah Gubernur ini dengan sisi dalam Benteng Marlborough dengan melalui sisi bawah Tugu thomas Parr.

Rumah kediaman yang lebih mengesankan sebagai ’Istana’ ini sangat kental dengan corak arsitektur Eropa. Tiang-tiang besar yang berjajar di sisi depan bangunan mengesankan kekuatan dan kemegahan. Dinding-dinding yang tebal dengan bingkai jendela yang lebar merupakan ciri khas bangunan Bangsa Eropa pada masa itu.

Setelah kemerdekaan dan terutama setelah ditetapkannya Keresidenan Bengkulu menjadi Provinsi sendiri yang terpisah dari Provinsi Sumatera Selatan, Bangunan Rumah Kediaman Thomas Stamford Raffles ini di setahap demi setahap dipugar. Sekarang bangunan ini dimanfaatkan sebagai Rumah Kediaman Gubernur Bengkulu dimana sering pula digunakan sebagai tempat melakukan berbagai aktifitas pemerintahan daerah.

Bangunan ‘Istana’ Raffles ini menjadi tempat yang tak boleh dilewatkan bila kita berkunjung ke Bengkulu. Bangunan ini merupakan bagian dari rangkaian prasasti yang mengisahkan kepada kita -generasi saat ini- betapa interaksi antara masyarakat Inggris dengan masyarakat Bengkulu pada masa itu begitu sarat dengan kesan dan kisah heroisme.


sumber: http://www.wisatabengkulu.com

Objek Wisata Tapak paderi

Objek Wisata Tapak Paderi Bengkulu adalah salah satu objek wisata andalan kota Bengkulu yang patut dijadikan salah satu tujuan berwisata di Kota Bengkulu. Pantai Tapak Paderi dapat ditempuh kurang lebih hanya 10 menit dari pusat Kota Bengkulu.

Pantai ini berada di antara Pantai Panjang dan Pantai Jakat Kota Bengkulu dan bisa terhubung langsung dengan kedua pantai tersebut baik melalui jalur laut, darat, dan udara.

Sejak zaman pendudukan Inggris di nusantara, di daerah sekitar Pantai Tapak Paderi dijadikan daerah pusat kota di Bengkulu pada saat itu.

Di pinggir pantai ini juga, Pemerintah Inggris pada zaman pendudukan membangun sebuah benteng pertahanan dan juga pusat pemerintahan yang dinamakan Benteng Marlborough atas instruksi Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffless. Di pantai ini juga, terdapat China Town atau Kampung Cina yang merefleksikan kehidupan pada zaman pendudukan dahulu dan merupakan daerah pusat kota pada waktu itu.

Pantai Tapak Paderi memiliki pesona alam yang luar bisa, terutama pada saat matahari terbenam. Anda dapat menikmati suasana sunset yang romantis sambil menikmati jajanan jagung bakar. Anda juga dapat menikmati pemandangan di sekitar pantai dari tengah danau buatan yang terletak di pinggir pantai dengan menggunakan perahu yang memang disediakan di tempat ini.

Kelebihan Pantai Tapak Paderi Bengkulu:
  1. Memiliki panorama alam yang luar biasa
  2. Merupakan objek wisata yang penuh dengan sejarah masa lalu karena di daerah pantai ini memiliki banyak cerita masa penjajahan terutama masa penjajahan Inggris.
  3. Terletak tidak jauh dari pusat Kota Bengkulu.
  4. Berada di lokasi yang strategis baik dari jalur darat maupun laut serta terhubung langsung dengan Pantai Panjang dan Pantai Jakat Bengkulu.
Objek wisata tapak paderi ini merupakan objek wisata yang komplit, penggabungan wisata sejarah dan Wisata pantai menjadikan objek wisata ini menjadi andalan Wisata Bengkulu.

sumber: http://www.wisatabengkulu.com

Thursday, September 23, 2010

Museum House Of Sampoerna

Sekilas Mengenai H.O.S (House Of Sampoerna)

Terletak di "Surabaya lama", ini kelihatan megah karena adanya gaya kolonial Belanda yang dibangun pada 1862 dan sekarang menjadi situs bersejarah . Sebelumnya tempat ini digunakan sebagai panti asuhan yang dikelola oleh Belanda,setelah itu pada tahun 1932 dibeli oleh Liem Seeng Tee, pendiri Sampoerna, dengan maksud itu digunakan sebagai pabrik rokok Sampoerna pertama dan terbesar.
Tempat ini terdiri dari sebuah auditorium sentral besar, dua bangunan kecil di sisi barat dan timur dan sejumlah besar cerita, tunggal, struktur ruang terbuka di belakang pusat auditorium. Bangunan-bangunan samping dikonversi menjadi keluarga tempat tinggal dan gudang struktur seperti besar digunakan untuk mengakomodasi fasilitas untuk pengolahan tembakau dan cengkeh,pencampuran pencetakan, tangan-rolling dan kemasan, percetakan dan finishing.
Sampai hari ini, tempat ini masih berfungsi sebagai tempat produksi untuk rokok paling bergengsi di Indonesia, Dji Sam Soe. Di peringatan ulang tahun ke 90 Sampoerna di tahun 2003, kompleks pusat telah susah payah dipulihkan dan sekarang terbuka untuk umum.
Auditorium sentral asli sekarang menjadi museum dan timur sisi telah berubah menjadi sebuah struktur unik yang berisi sebuah café, kios merchandise dan galeri seni. Bangunan di sisi barat kediaman keluarga tetap resmi.

Lokasi
House of Sampoerna terletak pada kota tua, di bagian utara Surabaya. Tempat ini dekat ke pusat kota dan hanya beberapa blok dari China Town dan Kampung Arab (Masjid Ampel), selain itu juga dekat dengan jembatan merah (lokasi bersejarah) dan Tugu Pahlawan (monumen kebanggaan Indonesia di Surabaya). Taksi cukup murah dan merupakan cara yang paling nyaman bagi wisatawan untuk pergi sekitar Surabaya. Tempat parkir cukup luas dan tanpa biaya. Tetapi terkadang tempat parkir penuh, pengunjung dapat memarkir mobil dengan aman pada pinggir jalan (satu kali biaya parkir mungkin berlaku).

Jam buka museum
Senin-Minggu : pukul 09.00-22.00 WIB

Tiket masuk : Gratis

Transportasi:
a. Dari Stasiun KA : 3 Km
b. Dari Pelabuhan Laut Tanjung Perak : 5 Km
c. Dari Terminal Bus Bungurasih : 20 Km
d. Dari Bandara Udara Juanda : 33 Km

Tuesday, September 21, 2010

Malioboro, Yogyakarta



Kawasan Malioboro terletak di pusat kota Yogyakarta, di Malioboro kita dapat berbelanja barang-barang khas Jogja sebagai souvenir dan oleh-oleh untuk keluarga. Kawasan Malioboro menjadi kawasan wisata belanja andalan kota Jogja, yang didukung oleh adanya pertokoan, rumah makan, pusat perbelanjaan, dan tak ketinggalan para pedagang kaki lima yang menjual berbagai cindera mata.


Pedagang kaki lima ada yang menggelar dagangannya diatas meja, gerobak adapula yang hanya menggelar plastik. Bila anda ingin membeli sesuatu sebaiknya menawar terlebih dahulu, dan jika ingin mendapatkan barang dengan kualitas yang lebih baik, sebaiknya anda berbelanja di toko-toko kawasan Malioboro, anda dapat membeli berbagai macam barang dan souvenir seperti, batik, pakaian, dan lain sebagainya yang tentunya tidak ada tawar-menawar. Hati-hati terhadap barang bawaan anda seperti dompet dan barang berharga lainnya saat anda berbelanja di kawasan Malioboro, karena terdapat juga pencopet di kawasan ini.


Dalam areal kawasan Malioboro dan sekitarnya banyak lokasi lain yang dapat dikunjungi misalnya Keraton Jogjakarta, pasar Bringharjo, benteng Vredeburg, Gedong Senisono, Museum Sono Budoyo dan lainnya. Terdapat juga becak dan andong di pinggiran jalan Malioboro yang dapat di sewa untuk berkeliling kawasan Malioboro dan sekitarnya. Pada malam hari warung-warung lesehan menyuguhkan berbagai macam hidangan malam, mulai dari makanan khas Jogja yaitu nasi gudeg dan ayam goreng dan juga makanan Padang, Chinesse Food dan lain sebagainya.



PULAU BOBALE

 foto: Aderius Sero
Pulau Bobale adalah sebuah pulau kecil yang terletak tidak jauh di depan Desa Daru Kecamatan Kao. Pulau dengan hamparan pasir putih luas ini merupakan salah satu daerah tujuan wisata favorit para penyelam oleh karena taman lautnya yang menawan. Terumbu karang dan beragam biota laut dengan kedalaman 2-10 meter dapat ditemukan di perairan sekitar pulau ini.

Tercatat ada lebih dari satu titik selam yang berada di sekitar perairan pulau ini. Air laut di perairan Bobale sangat jernih sehingga sampai pada kedalaman 2 meter anda masih dapat melihat dasar laut dengan jelas.

Di Pulau Bobale juga banyak ditemukan sisa-sisa peninggalan Jepang semasa Perang Dunia II. Bunker 3 ruangan berukuran sedang yang terletak di tebing pantai dapat dijumpai di pulau ini.
Bagaimana transportasi ke sana?
Desa Daru di wilayah Kao (Ă‚± 57 Km selatan Tobelo) adalah akses masuk ke Bobale. Dari pelabuhan Daru, Pulau Dodola hanya sekitar 20 menit dengan menyewa speedboat dari penduduk setempat.

Penting untuk diperhatikan!
Anda diminta untuk tidak berpijak di atas bunga karang apabila sedang menyelam. Apabila harus berpijak, carilah dasar pijakan yang tidak menyebabkan kerusakan pada bunga karang.
Untuk kegiatan snorkeling dan menyelam anda harus membawa perlengkapan sendiri.
Official Website of  North Halmahera Tourism: http://www.halmaherautara.com

“Potongan Surga” Ada di Halmahera Utara


Jarang orang-orang dan media mengetahuinya, kalau “potongan surga” itu ada di Halmahera Utara. Tepatnya di pantai luari. Mungkin tidak berlebihan kalau mengatakan “potongan surga”. Karena selama ini indonesia maupun dunia mengetahui, tempat yang indah  di indonesia hanya di Bali saja. Padahal kalau saudara-saudara berkunjung ketempat tersebut, pasti melihatnya dengan terkagum-kagum. Panorama laut yang sunggu indah, dengan tanjungnya yang mempesona. Lokasinya yang berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik adalah daya tarik tersendiri pantai ini. Air lautnya yang jernih dan tenang sangat ideal untuk kegiatan berenang dan berperahu. Bagi pecinta snorkeling, di ujung utara pantai ini anda akan menemukan bunga-bunga karang dengan kualitas yang masih terjaga. Untuk menjangkaunya dengan perahu anda dapat meminta bantuan penduduk setempat.


Pantai Luari merupakan satu-satunya pantai dipesisir Halmahera Utara dimana anda dapat menyaksikan indahnya sunrise dan sunset. Berbeda dengan sunrise, sunset hanya bisa anda saksikan dari tanjung di sebelah utara pantai ini. Momen emas mentari yang sedang terbenam di punggung Gunung Tarakani adalah pemandangan yang spektakuler. Sayangnya tempat tersebut tidak di kelola dengan baik, sehingga masyarakat setempat menjadikan sebagai WC umum. Maklum mayarakat di desa tersebuat masih jauh dari tingkat kesejahtaraan, sehingga untuk membangun WC saja masih sulit. Setau saya WC yang ada di kampung tersebut hanya enam buah yang dibangun oleh pemerintah Almarhum  om suharto melalui dana IDT. Dengan penduduk yang jumlahnya kurang lebih 2000 jiwa, tidak memungkinkan untuk memakai WC  dalam satu waktu. Sehingga penduduk setempat   lebih memilih untuk membuangnya ke laut. Ini merupakan tanggung jawab penuh pemerintah  pusat, maupun lokal. Untuk memperdayakan wisata-wisata di seantero indonesia, agar dunia internasional tahu bahwa wisata di indonesia itu bukan hanya di bali. tapi, di ujung timur indonesiapun ada. Dengan panorama keindahan yang tidak kalah saing.


Bagi teman-teman yang ingin liburan, silakan mencoba kepantai ini. Pintu gerbangnya belom ada penjaga. Tidak seperti Bali dan tempat wista lainnya. Masuk tempat ini tidak perlu anda membawa Dollar US. Cukup dengan modal sepuluh ribu, ojek-ojek akan mangantarnya sampai tempat tujuan.(Chapitan Elluary)

Pantai Dreamland


Dreamland berada di Desa Pecatu, Kabupaten Badung, yang terletak di bagian selatan Pulau Bali. Anda dapat mencapai pantai ini sekitar 30 menit dari Pantai Kuta ke arah Jimbaran. Pantai yang masih asri dan alami ini terletak di ujung selatan Badung Selatan. Anda akan menjumpai pantai ini dalam perjalanan menuju pura terkenal di Bali yaitu Pura Uluwatu.

Anda mungkin bingung mengapa pantai ini disebut Dreamland? Pantai lainnya di Bali menggunakan nama lokal, sedangkan pantai yang satu ini menggunakan bahasa Inggris yaitu dreamland yang berarti tanah impian.

Ternyata ada asal-usulnya. Konon, pantai ini dinamakan Dreamland karena di wilayah Pecatu sempat akan dibangun salah satu kawasan pusat wisata terbesar dan terunik di Asia Tenggara. Selain itu, di sana juga akan dibangun resor superluks yang dipadukan dengan kawasan wisata yang menonjolkan keindahan dan keaslian alam serta pelestarian lingkungan hidup. Sebelumnya daerah ini adalah daerah tandus dan gersang.

Pada saat krisis moneter tahun 1998, mega proyek ini terbengkalai. Namun, karena penduduk setempat sangat berharap agar proyek ini selesai, dengan harapan mereka bisa beralih ke bisnis pariwisata dari pertanian, maka mereka menamakan tempat ini sebagai tanah impian yang dalam bahasa Inggris disebut dreamland. Sejak itulah kawasan ini dinamakan Dreamland.

Keindahan Pantai Dreamland

Sewaktu Anda memasuki kawasan wisata Pantai Dreamland, mata Anda akan terpesona dengan keindahan pantai ini. Daerah yang berbukit dan bertebing membuat Anda melihat seolah-olah daerah pantai lebih rendah pada laut. Dreamland merupakan pantai yang dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi serta batu karang yang berukuran besar.

Sewaktu Anda menuruni bebatuan dan anak tangga menuju pantai ini, Anda akan terpukau dengan pemandangan tebing batu yang di atasnya terdapat padang rumput yang hijau yang cukup tinggi. Banyak wisatawan asing maupun lokal yang senang menikmati di daerah padang rumput itu.

Daerah Pantai Dreamland juga sangat memikat mata. Anda akan terpikat oleh hamparan pasir coklat keputihan yang bersih dengan celah karang yang terjal. Anda dapat menikmati keindahan matahari tenggelam atau sunset di area pantai sempit yang tepat berada di bawah dinding karang yang curam.

Laut di kawasan Dreamland juga memiliki ombak yang tinggi dan besar. Oleh karena itu, banyak peselancar senang berselancar di pantai ini. Dreamland juga menjadi salah satu tempat tujuan wisata surfing di Bali.

Fasilitas di Pantai Dreamland

Anda dapat menyewa payung yang disediakan di sepanjang pantai ini untuk menghindari teriknya matahari. Apabila Anda ingin berenang namun tidak membawa baju ganti, Anda dapat membeli di area wisata Dreamland. Setelah menuruni anak tangga, sederetan pedagang baju akan menawari Anda barang dagangan mereka. Selain itu juga tersedia beberapa toko yang menjual makanan dan minuman.

Selain itu, di sini juga tersedia fasilitas MCK jika Anda ingin berganti pakaian maupun mandi. Namun tarifnya cukup mahal meski hanya untuk sekadar buang air kecil di daerah ini.

Jika Anda ingin menginap, di daerah Dreamland terdapat puluhan resort dan vila yang berdiri sebagai pendukung pariwisata yang terus bergeliat di Pantai Dreamland. Beberapa resor dan vila berdiri di atas tebing sehingga Anda dapat menikmati pemandangan pantai yang indah dari atas tebing.

Menurut pemandu wisata di sana, Dreamland merupakan satu-satunya tempat di Bali yang menggunakan Hukum Internasional. Sehingga aturan yang berlaku di pantai ini lebih bebas. Pengunjung dapat mengkonsumsi alkohol ataupun para wanita dapat bertelanjang dada di pantai ini tanpa dikenai sanksi.

Wisata Dreamland sebagai Tanah Impian

Pasir yang berwarna coklat cerah keputihan yang bersih, tebing tinggi yang indah, juga air laut yang biru, membuat banyak para wisatawan untuk datang ke pantai yang pernah disponsori oleh Tommy Suharto ini. Meski belum setenar Pantai Kuta, Dreamland atau "tanah impian" diperkirakan akan membuat para wisatawan semakin banyak datang ke pantai ini. Berbagai fasilitas pariwisata mulai tersedia di wilayah ini, dari vila, resor, tempat belanja, mal, hingga lapangan golf. Ya, Pantai Dreamland karena keunikannya menambah satu lagi daerah wisata pantai yang menawan di Pulau Bali.

Monday, September 20, 2010

Kebun Raya Cibodas


Kebun Raya Cibodas (Cibodas Botanical Garden), terletak di Kompleks Hutan Gunung Gede Pangrango, Desa Cimacan, Pacet, Cianjur. Topografi lapangannya bergelombang dan berbukit-bukit dengan ketinggian 1.275 m dpl, bersuhu udara 17 - 27 derajat Celcius.

Kebun ini didirikan pada tahun 1852 oleh Johannes Elias Teijsmann sebagai cabang dari Kebun Raya Bogor pada lokasi di kaki Gunung Gede. Dengan curah hujan 2.380 mm per tahun dan suhu rata-rata 18 derajat Celsius, kebun botani ini dikhususkan bagi koleksi tumbuhan dataran tinggi basah tropika, seperti berbagai tumbuhan runjung dan paku-pakuan.


Fasilitas
Berbagai fasilitas tersedia di kawasan Cibodas, mulai dari lapangan parkir yang luas untuk menampung puluhan kendaraan roda empat maupun bus, ruang informasi yang dilengkapi dokumentasi Wana Wisata Cibodas, areal bermain anak-anak, mushola, MCK umum, shelter, pendopo, teater alam terbuka, dan camping ground seluas 3 hektar yang dapat menampung 200 tenda.

Kebun Raya Cibodas berdekatan dengan beberapa tempat wisata lainnya. Bersebelahan dengan Kebun Raya Cibodas terdapat Bumi Perkemahan Mandala Kitri yang dikelola oleh Pramuka. Tersedia juga lapangan golf, Bandung Asri Mulya.

Di bumi perkemahan Mandalawangi yang dikelola oleh Perum Pehutani tampak sebuah patung dinosaurus, yang memberikan gambaran atau peringatan agar kelestarian hutan ini janganlah sampai musnah seperti binatang purba yang tinggal sejarah tersebut.
Disamping itu, Kebun Raya Cibodas juga berdekatan dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP).
Tumbuhan Koleksi
Kebun Raya Cibodas (KRC) dimaksudkan sebagai tempat koleksi ex situ (di luar habitat) bagi tumbuh-tumbuhan tropis basah dataran tinggi. Termasuk dalam koleksinya adalah berbagai jenis pohon besar yang dilindungi seperti tusam dan tumbuhan runjung, tumbuhan paku pegunungan, hutan kaliandra, hutan alam dan terdapat pua air terjun. Dari pintu masuk ke lokasi air terjun berjarak 750 meter.

Taman Lumut Cibodas
Koleksi yang paling khas dari KRC adalah Taman Lumut Cibodas yang memiliki 216 jenis lumut dan lumut hati dari berbagai sudut Indonesia dan dunia. Dengan luas 2500m persegi, taman ini diklaim sebagai satu-satunya di dunia yang terletak di luar ruangan dan memiliki koleksi terbanyak.
Rute Pencapaian
Untuk mencapainya, dari Cipanas lewat Simpang Tiga Paregrejen sejauh 5 km. Dari Jakarta, Bogor, dan Bandung dapat mempergunakan roda dua dan empat, bus besar dapat masuk ke dalam kawasan ini. Bila menggunakan bus atau colt turunlah di pertigaan Cibodas, langsung menggunakan angkutan umum rute Cipanas-Rarahan, sampai di Balai Taman Nasional Gede-Pangrango, selanjutnya tinggal berjalan kaki menuju Kebun Raya.

Dari simpang tiga (Simpang Paragajen) menuju Cibodas, di kiri kanan jalan dijual berbagai tanaman hias khusus daerah pegunungan yang sangat indah, warna-warni dan beraneka ragam jenisnya.

 

Wednesday, September 15, 2010

Kepulauan Banda

Aku jatuh cinta dengan Kepulauan Banda, kepulauan yang terdiri dari 10 pulau-pulau vulkanik yang subur di Indonesia, ketika saya mengunjungi tempat tersebut beberapa tahun yang lalu. Aku berlayar ke sana dengan perahu layar dengan layar persegi panjang - dan menemukan bagian dari dunia yang langka yang benar-benar murni dan tenang.

Kepulauan itu dulu dijajah oleh Belanda, yang menanam pala di sana, dan untuk waktu yang lama Kepulauan Banda hampir menjadi satu-satunya sumber rempah-rempah di dunia. Diperkirakan bahwa Belanda menjual pala tersebut senilai lebih dari satu juta gulden yang didapat dari semua pulau-pulau kecil ini.



Sebagai Kepulauan hasil jajahan Belanda, pulau-pulau yang indah ini dihiasi dengan rumah-rumah kolonial Belanda, banyak di antaranya telah selamat dari jajahan berkat lokasi pulau terpencil. Terlebih lagi, mereka diberkati dengan pemandangan yang paling menakjubkan, terutama gunung berapi yang disebut Gunung Api (Fire Mountain), yang memiliki interior laguna yang indah.


Saya juga pergi ke pulau-pulau di sebuah tempat kecil bernama Ambon dan melakukan perjalanan melalui kepulauan sebagai bagian dari ekspedisi yang terdiri dari 5 orang. Kami memasak dan tidur di perahu. Namun, jika Anda mencari akomodasi, saya dapat merekomendasikan Hotel Maulana (0062 910 21022). Masakan lokalnya sangat baik. Cukup nikmat, ikan-ikan yang lezat dan buah-buahan tropis - pisang, durian, mangga yang lezat.


Cuaca yang paling bagus untuk berkinjung adalah dari bulan September sampai April, ketika laut tenang, dan di saat beberapa bagian di timur jauh sana mempunyai reputasi sebagai wilayah yg mudah utuk tindakan pembajakan, menurut pengalaman saya Kepulauan Banda cukup aman.

Jika Anda pergi berlayar di sekitar pulau,anda akan mengagumi dan melihat betapa mengagumkannya satwa liar setempat, dapat mengunjungi perkebunan pala dan pergi menyelam - menikmati karang-karang yang paling indah, belum lagi air yang paling jernih di mana Anda bisa mandi.


Menuju kesana mungkin membutuhkan perencanaan yg matang, namun tempat ini benar-benar surga dunia. Disini hanya akan terdapat beberapa turis saja, dan ini merupakan salah satu tempat dramatis, dan terindah di planet ini. Oleh: Tim Severin

Sumber: http://www.telegraph.co.uk/travel/ce...a-Islands.html

Tuesday, September 14, 2010

Menghirup Udara segar di Ranu Kumbolo



PEMANDANGAN yang dapat dilihat di Ranu Kumbolo sungguh luar biasa. Aliran air nan tenang di danau seluas 15 kali lapangan sepak bola itu begitu indah, terlebih lagi menjelang matahari terbenam. Asap putih tipis yang muncul di lereng-lereng bukit sekeliling menambah keindahan di sana. Ranu Kumbolo terletak di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Se-meru (TNBTS), Jawa Timur. Tepatnya, di kaki gunung tertinggi di Pulau Jawa, yaitu Gunung Semeru. Pada saat ini, danau yang berada di ketinggian 2.500 di atas permukaan laut itu masih jarang dikunjungi oleh wisatawan.


Pengunjung terbanyak, biasanya, adalah pendaki yang ingin mencapai puncak Gunung Semeru, yaitu Mahameru.
Akses jalan menuju Ranu Kumboto terbilang sulit. Untuk mencapai ke sana, pendaki umum-nya menyewa mobil jip dari Tumpang, Kabupa-ten Malang. Untuk menyewa jip, calon pendaki perlu menyiapkan dana sekitar Rp600 ribu.


Perjalanan dengan mobil dilakukan sampai Ranu Pani, Kabupaten Lumajang, lalu dilanjutkan dengan pendakian selama empat jam. Setibanya di Ranu Pani, pengunjung dapat menikmati makanan khas Jawa Timur seperti rawon. Di sepanjang jalan, pengunjung akan melewati lereng bukit dan hutan hujan tropis yang masih perawan. Belum terlalu dijamahnya Ranu Kumbolo oleh tangan-tangan manusia menguntungkan. Kebersihan di sanajadi terjaga karena tidak banyak orang yang membuang sampah sembarangan.


Keindahan Ranu Kumbolo juga tampak ketika mentari pagi mulai bersinar. Danau terlihat seperti cermin. Air yang ada di sana tampak seperti cermin karena mampu merefleksikan bukit-bukit di sekitarnya. Tidak hanya itu. Danau tersebut menawarkan pula udara yang seg-arsehingga wisatawan yang berkunjung ke sana dapat memanjakan paru-parunya. Walaupun dapat membeli makanan di Ranu Pani, calon pendaki sebaiknya membawa be-kal makanan. Pasalnya, di Ranu Kumbolo tidak ada warung yang menjual makanan.(7S-11)


Menyusuri Pantai Di Desa Sawarna


Tanjung Layar
Pantai pasir putih yang indah dipadu dengan ganasnya ombak Laut Selatan dapat Anda temui di Desa Sawarna. Susuri pantainya, maka Anda akan jatuh cinta.

Berada dalam perjalanan selama 9 jam dari Jakarta, beberapa jam diantaranya terguncang-guncang akibat jalanan yang rusak, tidak menyurutkan semangat saya untuk mengunjungi Desa Sawarna. Saya selalu berkeyakinan bahwa semakin susah sebuah tempat untuk dikunjungi maka tempat itu akan semakin indah. Dan lagi-lagi keyakinan saya tidak salah. Desa Sawarna punya jajaran pantai terbaik yang akan memuaskan Anda.

Desa Sawarna adalah sebuah desa kecil yang terletak di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Desa yang berarti satu warna ini terletak di ujung provinsi Banten dan berada tepat di 237 km Barat Daya Jakarta. Desa Sawarna berpenduduk sekitar 5.700 jiwa yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan nelayan, selain menjadi peternak hewan seperti kambing dan kerbau.

Hawa petualangan sudah terasa sewaktu saya tiba di Desa Sawarna. Untuk memasuki desa, saya harus meniti jembatan gantung sepanjang 50 meter yang membelah Sungai Sawarna. Jembatan yang menghubungkan desa dengan jalan raya ini hanya bisa dilalui oleh sepeda motor atau dengan berjalan kaki. Saya harus berjalan pelan dan memegang tali jembatan dengan hati-hati karena jembatan akan bergoyang jika dilalui. Setelah berhasil melewati jembatan, maka perjalanan saya menyusuri pantai dimulai.

Surga pecinta Surfing di pantai Ciantir

Alangkah menyenangkan jika perjalanan menyusuri pantai dimulai dengan berburu matahari terbit di Pantai Ciantir. Bunyi gemuruh ombak menyambut kedatangan saya. Kelembutan pasir putih di Pantai Ciantir seakan sebuah permadani penyambutan bagi pengunjung yang ingin menikmati matahari terbit disana. Sang mentari yang muncul perlahan dari balik jajaran pucuk pohon nyiur dengan latar belakang langit yang bersih adalah pemandangan mempesona yang bisa Anda dapatkan.

Setelah matahari sudah mulai meninggi, saya mulai mengeksplorasi Pantai Ciantir. Pantai ini memiliki garis pantai sekitar 3 km dan berada di ujung selatan Desa Sawarna. Di Pantai Ciantir ini Anda dapat melihat jajaran perahu nelayan sehabis melaut yang dicat dengan warna-warni cerah. Perahu-perahu ini ditambatkan tak jauh dari Tempat Pelelangan Ikan yang menempati bangunan yang sederhana.

Di Bulan Agustus–September, jika beruntung, Anda akan disuguhi pemandangan para peselancar yang bergerak lincah diantara ombak. Pantai Ciantir memang terkenal memiliki ombak Laut Selatan bergelombang besar yang cocok untuk berselancar. Tak heran, Pantai Ciantir merupakan salah satu tujuan favorit peselancar dari mancanegara. Puas menikmati keahlian para peselancar menaklukan ombak, saya melanjutkan perjalanan menuju Pantai Tanjung Layar.

Pantai Tanjung Layar ditandai oleh dua buah batu besar yang menyerupai layar kapal. Batu Layar ini letaknya terpisah dari pantai kira-kira sejauh 50 meter. Di belakang Batu Layar terdapat gugusan karang yang memanjang yang berfungsi sebagai pemecah ombak. Dari bibir pantai, Anda dapat dengan mudah menyeberang untuk mencapai batu Tanjung Layar. Tapi jika air laut sedang pasang, Anda mungkin akan mengalami kesulitan menyeberang. Di Batu Layar ini Anda perlu berhati-hati. Ombak disini begitu besar dan ganas. Lengah sedikit, anda bisa terseret ombak. Namun Pantai Tanjung Layar adalah tempat terbaik untuk memuaskan hobi fotografi anda. Keunikan bentuk batu layar dan karang pemecah ombak dapat menjadi obyek foto yang menarik. Atau Anda bisa mencoba memotret sang ombak yang terpecah di sela-sela karang. Sungguh luar biasa!

Pantai di Tanjung Layar yang berbatu-batu ini juga terdapat banyak fosil kerang dan batu hias. Anda bisa mengumpulkan fosil kerang ini untuk penghias akuarium Anda di rumah atau sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang.
Selepas Pantai Tanjung Layar, saya meneruskan perjalanan menuju Pantai Legon Pari. Untuk menuju Pantai Legon Pari, saya harus melewati sebuah karang besar yang menjorok ke laut. Oleh warga setempat, karang ini dinamai Karang Bodas. Untuk melalui Karang Bodas, saya harus melalui medan yang agak sulit. Banyak batu besar dan juga karang yang menyulitkan perjalanan. Anda harus melangkah hati-hati di batu-batuan yang licin. Ombak yang sesekali menghempas membuat Anda harus siap untuk berbasah-basah ria. Sesekali saya juga mendapati ikan-ikan kecil dan binatang laut di sela-sela karang.

Setelah melewati Karang Bodas, Anda akan disuguhi hamparan pasir putih dan tanaman perdu di sisi-sisi pantai. Disini juga terdapat deretan karang unik yang menyerupai gigi. Jangan berhenti, lanjutkan perjalanan Anda dan temukan kesejukan Pantai Legon Pari.
Seperti pantai lainnya, Pantai Legon Pari berpasir putih. Pantai ini relatif cukup sepi dari pengunjung, hingga seolah-olah Anda sedang berada di pantai pribadi saja. Di Pantai Legon Pari Anda bisa bermain air di tepi pantai atau sekedar duduk-duduk santai di pasir putih nan lembut sambil melepas dahaga dengan air kelapa muda yang segar. Pemandangan ke laut lepas dengan ombak yang tak jemu-jemu menghempas pantai akan Anda dapatkan disini, ditambah bonus pemandangan Pantai Taraje di kejauhan.
Selain Pantai Ciantir, Pantai Tanjung Layar dan Pantai Legon Pari, Desa Sawarna juga memiliki pantai Pulau Manuk. Pantai Pulau Manuk terletak agak jauh dan lebih ramai pengunjung.

Menyusuri Gua
Selain wisata pantai, Desa Sawarna juga terkenal dengan guanya. Salah satu gua yang bisa Anda kunjungi adalah Gua Lauk. Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dengan berjalan kaki untuk mencapai Gua Lauk. Jalan yang naik dan turun cukup menguras tenaga. Tetapi segala kelelahan terbayar dengan pemandangan sepanjang perjalanan. Hamparan sawah yang menguning dengan sungai yang mengalir dengan jernih khas pemandangan pedesaan. Rasakan kesegaran di kaki Anda ketika menyeberangi sungai.

pematang sawah menuju Gua Lalay ( Gua Kelelawar )

Sebelum memasuki gua, saya harus menyeberangi sungai sedalam paha orang dewasa. Bagi Anda yang baru pertama kali memasuki gua seperti saya mungkin akan terkejut. Gua Lauk sangat gelap sehingga harus menggunakan penerangan. Dasar gua berlumpur tebal dan terisi air membuat saya harus eksta keras berusaha menyusuri gua hingga ke dalam. Di dalam Gua Lauk saya melihat banyak stalaktit. Stalaktit merupakan batu berbentuk kerucut yang menggantung di langit-langit gua. Stalaktit ini terbentuk dari tetesan air dari atap gua yang mengkristal. Bagian dalam gua ini juga dihuni oleh kelelawar yang menggantung di langit-langit gua dan berbau tidak sedap. Pengalaman pertama saya memasuki gua lauk ini merupakan pengalaman yang tak terlupakan.
Selain menyusuri pantai dan gua, desa sawarna juga memiliki keindahan bukit dan persawahan. Anda bisa berjalan-jalan di pematang sawah yang hijau cerah yang memanjakan mata. Sekedar berjalan-jalan di Desa Sawarnapun bisa Anda lakukan. Penduduk Desa Sawarna ramah dan murah senyum akan menyambut Anda dengan terbuka sehingga Anda akan merasa nyaman.
Tidak diragukan lagi, Desa Sawarna adalah tempat yang harus anda kunjungi. Keindahan pantai, gua dan alamnya akan memuaskan jiwa petualang Anda.

Cara Mencapai Desa Sawarna
Ada beberapa alternatif transportasi yang dapat dipilih untuk mencapai Desa Sawarna. Dari Jakarta, Anda bisa menaiki bus ke Pelabuhan Ratu. Dari Pelabuhan Ratu ada kendaraan Elf yang akan langsung mengantarkan Anda ke Sawarna dengan membayar ongkos sekitar Rp. 20.000. Anda juga bisa menaiki bus jurusan Jakarta – Serang dengan tarif sekitar Rp. 20.000. Dari Serang menuju Bayah dapat dicapai dengan menggunakan Elf bertarif Rp. 25.000. Untuk mencapai Desa Sawarna, dari Bayah Anda dapat menaiki ojek motor dengan membayar ongkos sekitar Rp. 30.000.

Tips
  • Desa Sawarna memiliki banyak tempat menarik yang dapat dikunjungi. Jika Anda memiliki waktu sedikit, usahakan memulai mengeksplorasi Desa Sawarna sejak matahari terbit sehingga banyak tempat yang Anda dapat kunjungi.
  • Untuk menyusuri pantai di Desa Sawarna siapkan bekal minuman dan makanan kecil yang mencukupi karena jarang sekali ada warung yang menjual minuman dan jaraknya pun cukup jauh.
  • Pakailah pakaian dan alas kaki yang nyaman karena perjalanan menyusuri pantai cukup jauh dengan medan yang agak sulit.
  • Jika ingin menyusuri goa, lebih baik meminta bantuan warga desa yang mengenal baik medan dan sudah berpengalaman menyusuri goa. Di musim hujan sebaiknya tidak memasuki goa karena air relatif lebih tinggi sehingga menyulitkan perjalanan menyusuri goa.
  • Selalu waspada dan hati-hati ketika berada di pantai. Patuhi batas aman untuk berenang dan tidak memaksakan diri untuk berenang ketika air pasang dan ombak besar. Pantai-pantai di Sawarna memiliki ombak yang besar, jika tidak berhati-hati Anda bisa terseret ombak.
*Artikel ini pernah dimuat di Majalah Sekar Edisi 23 tahun 2010
sumber: http://mencarisenja.blogspot.com/2010/05/menyusuri-pantai-di-desa-sawarna.html
photo: http://berwisata.blogdetik.com/2010/09/03/libur-lebaran-desa-sawarna-banten/